Risk Disclaimer & Terms of Service

PERINGATAN PENTING

Trading cryptocurrency dan futures memiliki risiko sangat tinggi. Anda dapat kehilangan SELURUH modal yang Anda tradingkan. Hanya gunakan dana yang siap Anda hilangkan. CryptoVision adalah TOOL AUTOMASI, bukan jaminan profit. Hasil masa lalu (backtest, live) TIDAK MENJAMIN hasil masa depan.

1. Bukan Saran Finansial

Sinyal dan signal yang dihasilkan CryptoVision adalah hasil analisis teknikal otomatis berbasis indikator dan algoritma. Ini BUKAN saran finansial, BUKAN saran investasi, dan BUKAN rekomendasi dari penasihat profesional. Setiap keputusan trading sepenuhnya tanggung jawab Anda sendiri.

2. Risiko Trading Cryptocurrency

  • Volatilitas crypto sangat tinggi — harga bisa turun 50% dalam hitungan jam
  • Trading dengan leverage memperbesar profit DAN loss berkali-kali lipat
  • Liquidasi bisa terjadi dalam detik kalau market bergerak ekstrem
  • Risiko teknis: API exchange down, koneksi internet putus, bot stuck
  • Risiko regulasi: pemerintah dapat melarang trading crypto kapan saja

3. Win Rate & Performance

Klaim "WR 60%+" berdasarkan backtest historis. Performa LIVE bisa lebih rendah karena: slippage, latency eksekusi, kondisi market berbeda dari periode backtest, dan faktor lain. Drawdown dan losing streak adalah BAGIAN NORMAL dari trading — siapkan mental dan kapital.

4. Tanggung Jawab Pengguna

  • Pahami cara kerja bot sebelum memberi izin auto-trade
  • Mulai dengan modal kecil saat fase validasi
  • Jangan invest lebih dari yang siap Anda hilangkan (rule of thumb: max 5-10% dari net worth)
  • Set risk per trade yang sesuai (CryptoVision default $0.25/trade untuk validasi)
  • Monitor bot secara berkala — automasi bukan berarti tanpa pengawasan

5. Tidak Ada Refund untuk Loss Trading

Subscription CryptoVision adalah biaya akses tool. Tidak ada refund atas: loss trading, missed signal, downtime exchange, atau performa bot di bawah ekspektasi. Refund subscription hanya berlaku jika layanan tidak dapat diakses sama sekali dalam 7 hari pertama.

6. Kepatuhan Hukum

Pengguna bertanggung jawab atas kepatuhan terhadap hukum di yurisdiksi masing-masing. Crypto trading di Indonesia diatur oleh Bappebti. Pastikan Anda memahami implikasi pajak dan regulasi di lokasi Anda. CryptoVision tidak bertanggung jawab atas pelanggaran hukum lokal pengguna.

7. Limitasi Tanggung Jawab

CryptoVision dan tim TIDAK bertanggung jawab atas kerugian apapun yang timbul dari penggunaan produk ini, termasuk namun tidak terbatas pada: loss trading, kerusakan akun exchange, kebocoran API key (gunakan IP whitelist + permission terbatas), kerugian opportunity cost.

8. Kontak

Pertanyaan tentang ToS atau disclaimer: @Ericckk_24 di Telegram, atau ericisak453@gmail.com.

Terakhir diupdate: 27 April 2026